Pembaruan BIOS sangat penting untuk meningkatkan kompatibilitas perangkat keras dan stabilitas sistem. Namun, terkadang pembaruan ini dapat menyebabkan masalah yang tidak terduga, terutama pada konektivitas jaringan. Jika Anda baru saja memperbarui BIOS dan menemukan bahwa koneksi Ethernet atau Wi-Fi Anda tidak lagi berfungsi dengan baik di Windows 11, jangan khawatir. Panduan ini akan memandu Anda melalui beberapa metode efektif untuk mengaktifkan dan menjalankan kembali koneksi internet Anda.
Metode 1: Lakukan Hard Reset
Hard reset sering kali dapat menyelesaikan masalah sementara yang disebabkan oleh sisa daya pada komponen komputer Anda. Berikut cara melakukannya:
Langkah 1:Matikan komputer Anda sepenuhnya.
Langkah 2:Cabut kabel daya dari stopkontak di dinding. Jika Anda menggunakan laptop, keluarkan juga baterainya jika dapat dilepas.
Langkah 3:Tekan dan tahan tombol daya selama sekitar 30 detik. Ini membantu melepaskan sisa daya dalam sistem.
Bacaan yang Direkomendasikan:
Langkah 4:Sambungkan kembali kabel daya (dan baterai, jika ada) dan hidupkan komputer Anda.
Periksa apakah koneksi jaringan Anda sekarang berfungsi. Jika tidak, lanjutkan ke metode berikutnya.
Metode 2: Jalankan Pemecah Masalah Jaringan dan Internet
Windows 11 hadir dengan pemecah masalah bawaan yang dapat secara otomatis mendeteksi dan memperbaiki masalah jaringan umum:
Langkah 1:Klik kanan pada tombol Mulai dan pilih "Pengaturan".
Langkah 2:Navigasikan ke “Sistem” > “Pemecahan Masalah” > “Pemecah masalah lainnya”.
Langkah 3:Temukan “Network Adapter” dalam daftar dan klik “Run” di sebelahnya.
Langkah 4:Ikuti petunjuk di layar untuk menyelesaikan proses pemecahan masalah.
Jika pemecah masalah mengidentifikasi dan memperbaiki masalah apa pun, mulai ulang komputer Anda dan periksa apakah koneksi jaringan telah pulih.
Metode 3: Atur Ulang BIOS ke Pengaturan Default
Terkadang, pembaruan BIOS baru mungkin telah mengubah beberapa pengaturan penting terkait jaringan. Menyetel ulang BIOS ke nilai defaultnya sering kali dapat mengatasi masalah ini:
Langkah 1:Restart komputer Anda dan masuk ke pengaturan BIOS. Hal ini biasanya dilakukan dengan menekan tombol seperti F2, F10, atau Del selama proses booting.
Langkah 2:Cari opsi untuk mengembalikan pengaturan default. Ini mungkin diberi label sebagai “Load Setup Defaults”, “Reset to Default”, atau yang serupa.
Langkah 3:Pilih opsi ini dan konfirmasikan pilihan Anda.
Langkah 4:Simpan perubahan dan keluar dari BIOS. Komputer Anda akan restart.
Setelah memulai ulang, periksa apakah koneksi jaringan Anda berfungsi.
Metode 4: Hapus CMOS
Jika mengatur ulang pengaturan BIOS tidak berhasil, menghapus CMOS (Complementary Metal-Oxide-Semiconductor) mungkin bisa membantu. Proses ini mengatur ulang semua pengaturan BIOS ke default pabrik:
Langkah 1:Matikan komputer Anda dan cabut dari sumber listrik.
Langkah 2:Buka casing komputer Anda. Untuk laptop, Anda mungkin perlu melepas panel bawah.
Langkah 3:Temukan baterai CMOS pada motherboard. Ini adalah baterai kecil, bulat, berwarna perak.
Langkah 4:Keluarkan baterai CMOS dengan hati-hati dan tunggu sekitar 5 menit.
Langkah 5:Masukkan kembali baterai, tutup casing komputer, dan sambungkan kembali daya.
Langkah 6:Nyalakan komputer Anda dan periksa apakah koneksi jaringan telah pulih.
Catatan: Jika Anda merasa tidak nyaman membuka komputer, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari teknisi profesional.
Metode 5: Periksa Pengaturan LAN OnBoard di BIOS
Pembaruan BIOS mungkin telah menonaktifkan LAN onboard. Berikut cara memeriksa dan mengaktifkannya:
Langkah 1:Restart komputer Anda dan masuk ke pengaturan BIOS.
Langkah 2:Cari bagian yang disebut “Konfigurasi Perangkat Onboard” atau yang serupa.
Langkah 3:Temukan pengaturan untuk Onboard LAN atau Ethernet Controller.
Langkah 4:Jika dinonaktifkan, aktifkan.
Langkah 5:Simpan perubahan dan keluar dari BIOS.
Komputer Anda akan restart. Periksa apakah koneksi jaringan sekarang berfungsi.
Metode 6: Instal ulang Driver Kartu Jaringan
Pembaruan BIOS mungkin menyebabkan masalah kompatibilitas dengan driver jaringan Anda saat ini. Menginstal ulang sering kali dapat mengatasi masalah ini:
Langkah 1:Klik kanan pada tombol Mulai dan pilih "Pengelola Perangkat".
Langkah 2:Perluas kategori “Adaptor jaringan”.
Langkah 3:Klik kanan pada adaptor jaringan Anda dan pilih "Copot pemasangan perangkat".
Langkah 4:Nyalakan kembali komputer Anda. Windows akan secara otomatis menginstal ulang driver.
Jika ini tidak berhasil, Anda mungkin perlu mengunduh dan menginstal driver jaringan terbaru secara manual dari situs web produsen komputer Anda.
Metode 7: Reset PC Anda
Jika tidak ada metode di atas yang berhasil, Anda mungkin perlu mengatur ulang PC Anda. Ini adalah pilihan terakhir karena akan menginstal ulang Windows:
Langkah 1:Buka Pengaturan > Sistem > Pemulihan.
Langkah 2:Di bawah “Reset PC ini”, klik “Reset PC”.
Langkah 3:Pilih “Simpan file saya” untuk menyimpan data pribadi Anda.
Langkah 4:Ikuti petunjuk di layar untuk menyelesaikan proses reset.
Setelah reset, koneksi jaringan Anda akan berfungsi. Ingatlah untuk menginstal ulang aplikasi Anda dan memperbarui sistem Anda.
Dengan mengikuti metode ini, Anda seharusnya dapat menyelesaikan sebagian besar masalah konektivitas jaringan yang terjadi setelah pembaruan BIOS. Jika Anda masih mengalami masalah, sebaiknya hubungi tim dukungan produsen komputer Anda atau berkonsultasi dengan teknisi profesional.














